Spain Trip: Last stop… MADRID

Tiba di Madrid sore hari melalui stasiun Atocha. Setelah seminggu lebih jalan-jalan di kota-kota kecil yang relatif lebih tenang, terasa agak kaget juga mendengar suara klakson mobil bersautan. Terasa beda atmosfir di kota Madrid dibanding kota-kota di Andalusia. Madrid, seperti layaknya kota-kota besar lain, lebih sibuk, iramanya lebih cepat, ramai dengan orang-orang dan kendaraan yang tidak sabaran.

Kami menginap di dekat Puerta del Sol... yang ternyata adalah pusat segala hiruk pikuk kota Madrid berada….. Dari stasiun kereta api Atocha 20 menit naik taksi sampai Puerta del Sol. Lalu turun di dekat Puerta del Sol dilanjutkan jalan kaki sedikit, karena hotel kami ada di daerah pejalan kaki. Jalan kaki mencari hotel diantara kerumunan orang-orang yang banyak sekali lalu lalang di sore hari ini.

PUERTA del SOL

Terletak di tengah-tengah kota Madrid. Puerta del Sol dalam bahasa Inggris artinya adalah Gate of the Sun, konon dahulu disini adalah pintu gerbang masuk kota yang dikelilingi tembok pada abad ke-15 dan pintu gerbang ini katanya menghadap arah matahari terbit.

Di Puerta del Sol ini juga adalah titik zero kilometer untuk jalan-jalan di Spanyol. Sebenarnya ada penanda titik zero kilometer disini, tapi 2 hari saya cari keliling plaza tidak ketemu juga tandanya.

Agak di ujung Puerta del Sol ada patung the Bear and the Strawberry Tree  yang sangat terkenal.. Nama spanyolnya adalah El Oso y El Madrono. Patung beruang ini adalah lambang nasional kota Madrid. Konon dahulu banyak beruang ada di daerah Madrid kuno.

 

GRAND VIA

Grand Via adalah surganya bagi yang hobi shopping.. butik-butik branded ada di sepanjang jalan ini. Factory outlet Zara, namanya Lefties,  juga ada di Grand Via. Untuk barang-barang branded asal Spanyol seperti Zara, Mango, Stradivarius yang dijual disini sepertinya lebih murah, apalagi saat itu sedang sale .. wah sangat menggoda iman..

Saat kami ke Grand Via, ada outlet baru yang sangat ramai, berjubel sampai masuknyapun harus antri panjang dengan nomor.. nama outletnya Primark. Primark adalah low-cost outlet asal Irlandia baru di buka di Grand Via, tokonya sangat besar ada 5 lantai dan cabang Primark di Grand Via ini konon adalah outlet terbesar di Eropa.

 

MERCAT SAN MIGUEL

Bagian Madrid yang paling menarik.. pasar Mercat San Miguel adanya di dekat Plaza Mayor.. hanya 15 menit jalan kaki dari Puerta del Sol.

Berkunjung ke pasar tertutup ini sebaiknya dalam keadaan perut kosong.. karena banyak sekali makanan unik unik yang perlu dicoba satu-satu disini. Kami 2 kali datang ke mercat ini. Pertama kali datang kami sudah kenyang makan Calamari Sandwich di Plaza Mayor, jadi tidak sanggup lagi mencoba tapas-tapas disini. Besok paginya kami sengaja pagi tidak sarapan dulu, dan jam 10 sampai di mercat dengan niat sarapan disini..

Diatas adalah suasana di sekitar Mercat San Miguel.

Dibawah ini beberapa produk segar yang dijual.. ada buah potong, jus buah, salad sayuran, strawberry dengan cream.. wiih segar sekali di mata.. fressh..

thumb_L1130761_1024

thumb_L1130760_1024

Beberapa tapas yang kami coba disini.. enak-enak rasanya.. terutama yang putih dan ada caviar diatasnya dan yang salmon dengan saus diatasnya.. Bruschetta dengan bermacam topping juga ada.. saya coba bruchetta udang dan yang sebelahnya adalah bruchetta anchovies.

thumb_L1130746_1024

Nah kalau dibawah ini yang adalah keju mozarella segar dengan bermacam topping.

thumb_L1130740_1024

Outlet di bawah adalah berbagai macam olive.. saya coba juga yang spicy dan satu lagi adalah artichoke .. enaak seger asem asin sedikit pedas olive nya.. artichoke nya juga enak mirip seperti rebung rasanya.

Ada juga yang jual Paella, nasi berbumbu makanan khas Spanyol. Paella biasanya dengan campuran seafood dan kuningnya adalah bumbu dengan campuran saffron. Disini paella nya  dibuat dalam wajan besaar sekali.. tapi dijual per-porsi kecil tapa dan porsi agak besar..

thumb_L1130713_1024

Dibawah ini adalah sandwich Jamon, .. banyak juga ditemui di Madrid ini kafe-kafe jamon .. daging babi yang diasinkan dan di awetkan.

Beberapa dessert yang ada didini diantaranya baklava, macaron, churros, dan cake-cake cantik serta yoghurt dan berbagai macam kacang-kacangan.

 

Bagi penggemar kuliner wajib datang ke Mercat San Miguel.. disini dalam satu lokasi ada berbagai macam kuliner Spanyol yang porsinya kecil-kecil jadi bisa coba semuanya..

PLAZA MAYOR

Bahasa Inggrisnya Plaza Mayor kira-kira adalah the Main Square. Ini merupakan tempat meeting point yang populer di Madrid. Lokasinya hanya 10 menit jalan kaki dari Puerta del Sol.  Plaza ini pada jaman dahulunya adalah Arab market, lalu di bangun menjadi seperti bentuk sekarang ini. Saat ini sedang ada pameran produk2 kerajinan rakyat disini.

Pada jaman Spanish Inquisition, plaza ini menjadi tempat eksekusi hukuman mati umat Yahudi dan Muslim yang tidak mau pindah agama menjadi Nasrani.

thumb_L1130672_1024

Hari Minggu pagi di sekitar Plaza Mayor ternyata adalah hari berkumpulnya para kolektor benda-benda kuno. Ada kolektor koin-koin, tutup botol, kartu kartu, perangko dan uang kertas yang diperjual belikan disini.

 

Calamari Sandwich adalah salah satu must have try food di Madrid.. salah satu yang ramai ada di Plaza Mayor.. dibawah ini adalah antrian pembeli calamary sandwich atau bocadillos.

Hidangannya sangat sederhana.. hanya roti semacam hotdog yang diisi calamary goreng saja, tanpa saus saus atau bumbu lain.. Lumayan murah untuk makan siang, satu porsi ada yang jual 3 euro, ada juga yang jual 5 euro.

 

 

SAN GINES CHOCOLATERIA

Disini katanya adalah the best place untuk mencoba Churros con Chocolate (churros dan hot chocolat).. Menemukan Chocolateria ini secara kebetulan, lokasinya ada di gang kecil dekat Puerta del Sol arah ke Plaza Mayor. Chocolateria San Gines sudah ada sejak tahun 1894.

thumb_IMG_3231_1024

Jalan kaki dari San Gines menuju Puerta del Sol…

thumb_L1130855_1024

thumb_L1130844_1024thumb_L1130846_1024

Hari terakhir di Madrid, sarapan di toko kue kecil di pojokan Puerta del Sol yang selalu ramai.. seperti biasa, kami pesan coffee con leche (kopi susu) dan pastry .. makan-nya sambil berdiri di counter.

 

2 malam di Madrid rasanya cukup untuk merasakan kota besar yang ramai ini. Madrid, ibukota Spanyol ini lebih rustic, tidak sebersih beberapa ibukota kota negara2 lain di Eropa seperti Roma, Paris, Vienna. Tidak banyak yang dikunjungi selama di Madrid.. hanya yang bisa ditempuh jalan kaki di sekitar Puerta del Sol area..

 

Menuju Barajas Airport dengan taksi sekitar 30 menit sampai di  bandara, berakhir sudah 10 hari Spain Trip kami..back to Jakarta..

Adios Espanola.. 

 

 

Advertisements

Spain Trip : SEVILLA (2) … Real Alcazar de Sevilla + Plaza de Espana

REAL ALCAZAR OF SEVILLE (ROYAL PALACE of SEVILLE)

Terletak di tengah-tengah kota, dekat dengan Cathedral Royal Palace ini masih berfungsi sebagai kediaman resmi anggora kerajaan Spanyol bila berkunjung ke Sevilla. Bangunan indah ini wajib dikunjungi bila ke Seville. Tiket bisa di booking lewat online, untuk menghindari antrian, atau bisa juga beli langsung di loket di dalam, setelah melewati pintu gerbang merah.

Pintu gerbang masuk Royal Palace melalui Puerta de Lion (the Lion Gate)

thumb_L1130143_1024

Seville Royal Palace ini termasuk situs yang dilindungi dan salah satu Unesco World Heritage Sites di Spanyol. Secara keseluruhan Royal Palace/ Alcazar ini terbagi menjadi 2 bagian: satu bagian bergaya Moorish dan bagian lain bergaya Gothic.

Bagian pertama dari kompleks Alcazar ini dibangun oleh Almohades, muslim dinasti Moor yang menguasai Seville di tahun 1161. Fokus utama Alcazar, istana Almohades ini ada di sekitar Maiden Courtyard . Bagian Istana ini bergaya Moorish dengan banyak design tapal kuda dan mozaic khasnya dan tulisan kaligrafi Arab di beberapa tempat.

Bagian kedua dari kompleks Alcazar sangat berbeda dengan bagian pertama. Bagian kedua ini kental dengan gaya arsitektur Gothic dengan arches di langit-langitnya.

Patio de las Doncellas ( the Courtyard of the Maidens ) 

Ini adalah bagian paling indah dari Alcazar dengan reflecting pool di tengah-tengah patio, bergaya Moorish dengan design tapal kuda dan pernah digunakan untuk syuting film Kingdom of Heaven.

Sepintas mirip dengan Nasrid Palace di Alhambra, Granada.

thumb_IMG_3088_1024thumb_IMG_3094_1024

Salon de Embajadores (Hall of the Embassador)

thumb_IMG_3091_1024

Detail keramik di Alcazar..

thumb_L1130177_1024

 

The Gothic Palace

thumb_L1130270_1024

 

The Bath of Lady Maria de Padilla

Cukup sulit mencari tempat ini karena agak masuk ke bawah tanah… akses masuknya berada lewat taman, dekat kolam besar. Sayang sekali saat kami datang sedang di renovasi, kolamnya tidak ada airnya.

thumb_L1130342_1024

 

ROYAL GARDEN

Tiket masuk Royal Palace juga termasuk mengunjungi Royal Garden-nya. Taman ini terbagi 2 dengan bangunan semacam grotto di tengah-tengah taman.  Seperti hal nya design Moor, banyak pancuran-pancuran dan kolam-kolam air kecil disini.

thumb_L1130281_1024thumb_L1130292_1024

thumb_L1130306_1024thumb_L1130299_1024

thumb_L1130265_1024

Keramik terlihat ada di sana sini.. perpaduan bermacam keramik dan hijaunya tanaman membuat taman ini jadi terlihat indah, banyak sopt-spot menarik di Royal Garden ini. Pohon jeruk tampak mendominasi taman. Bila berkunjung saat summer pasti akan lebih indah lagi dengan bunga-bunga yang bermekaran.

thumb_L1130328_1024

Bahkan tangga di taman-pun di lapisi keramik juga..

Royal Palace buka dari jam 9.30 pagi.. sebaiknya sepagi mungkin datang kesini supaya bisa lebih tenang menikmati sebelum rombongan group tour tiba. Lantai 2 tidak dibuka untuk umum karena masih berfungsi sebagai tempat kediaman resmi Royal Family bila berkunjung ke Sevilla.

Kurang lebih 3 jam kami melihat-lihat Real Alcazar of Seville, berikutnya setelah dari Royal Palace dan makan siang, kami jalan kaki menuju Plaza de Espana.

 

PLAZA de ESPANA

Dibangun pada tahun 1929 sebagai bagian dari Ibero-American Expo World’s Fair. Bangunan megah ini terletak sedikit di luar city center, ada di dalam di kompleks Maria Luisa Park. Dari city center bisa jalan kaki sekitar 15 menit, naik taksi atau bisa juga naik kereta kuda.

Plaza de Espana pernah digunakan sebagai lokasi syuting film Star Wars. Merupakan public space yang ramai dikunjungi penduduk lokal dan turis. Untuk masuk dan melihat-lihat plaza ini tidak dipungut bayaran. Penjual kaki 5 ada beberapa yang jualan di sekitar plaza.

thumb_L1130453_1024

Di depan Plaza de Espana ada sungai / kanal kecil, ada tempat sewa boat menyusuri kanal yang bersih ini.

thumb_L1130396_1024thumb_L1130402_1024

Ada 4 jembatan yang melintasi sungai kecil di depan plaza. Masing-masing jembatan mencerminkan 4 kerajaan jaman dahulu di Spanyol, yaitu Castille, Leon, Aragon dan Navarra.

Di sekeliling bagian depan bangunan ada 48 cerukan yang mencerminkan 48 propinsi di Spanyol, beberapa di antaranya ada Cordoba, Barcelona, Sevilla.

Bagian paling menarik adalah keramik-keramik yang digunakan disini… bermacam-macam desain dan membuat bangunannya lebih hidup, tidak kaku.

 

 

thumb_L1130429_1024

Makin sore makin ramai pengunjung yang ber foto-foto di sekitar Plaza de Espana. Penduduk lokal juga banyak yang ber-jalan-jalan disini.

Hari makin sore, cuaca semakin dingin.. saatnya kami jalan kaki kembali ke penginapan..

 

Next posting ….  SPAIN TRIP :  Last Stop… MADRID 

 

 

Spain Trip : SEVILLA (1)

Sevilla, ibukota Andalusia ini terbelah 2 oleh sungai Guadalquivir menjadi daerah: Sevilla dan Triana. Rasanya tidak sah kalau ke Andalusia tanpa mengunjungi Sevilla.

Dari Cordoba kami naik kereta api 1,5 jam tiba di stasiun Santa Justa, Sevilla. Hotel kami terletak di daerah El Arenal, lumayan dekat dengan Old City.

thumb_L1130558_1024

thumb_L1130533_1024

METROSOL PARASOL

Bangunan unik Metropol Parasol ini katanya adalah bangunan berbahan kayu paling besar di dunia. Selesai dibangun tahun 2011, masih terlihat bagus tetapi agak sepi, beberapa orang duduk berjemur di tangganya. Sebenarnya bisa naik ke atas melihat view cantik kota Sevilla dari atas, tetapi setelah kami cari-cari tidak ketemu lift nya, akhirnya hanya jalan jalan di sekitar Metrosol Parasol saja.

 

PUENTE SAN ISOBEL

Jembatan yang membelah sungai Guadalquivir dan menghubungkan daerah Sevilla dan Triana.

thumb_L1130552_1024thumb_L1130545_1024

Sore hari di jembatan Puente Isobel, lumayan banyak juga yang berolahraga dayung dan kayaking di sungai ini..

Di seberang jembatan adalah daerah Triana.. kami tidak sempat menjelajah ke Triana yang katanya banyak toko-toko dan pengrajin keramik.

BARRIO SANTA CRUZ

Tidak jauh dari Sevilla Catedral adalah daerah Santa Cruz. Setelah melewati deretan restoran, jalanan menyempit hanya gang-gang kecil yang hanya bisa dilalui orang saja.

Mirip dengan gang-gang kecil di Cordoba. Suasana malam hari kesannya lebih dramatis dengan lampu-lampu jalan.

Sekitar Catedral ..

thumb_L1130141_1024

thumb_L1130139_1024

 

CHURROS con CHOCOLATE

Yang harus di coba di Andalusia adalah hot chocolatenya yang kental seperti pudding + churros.. churros, semacam adonan donat yang di goreng panjang dan garing, dicelup dalam hot chocolat..

 

Next posting:

Sevilla (2) …. Real Alcazar de Seville (Royal Palace) + Plaza de Espana

 

 

 

SPAIN TRIP : CORDOBA

Jarak kota Barcelona ke Cordoba cukup jauh, sekitar 800-an km, dengan kereta  api cepat AVE ditempuh selama 4,5 jam. Kami berangkat ontime dari Barcelona jam 8.30 dan tiba di Cordoba jam 13.12.

Sedikit bercerita tentang per-kereta apian di Spanyol. Spanyol saat ini memiliki sistem per-kereta api an salah satu yang terbaik di dunia. Besar wilayah dan jarak antar kota di Spanyol menyebabkan belum semua kota terkoneksi dengan kereta api. Tetapi kota-kota besar, terutama yang banyak dikunjungi turis, umumnya dapat dijangkau dengan kereta api.

Kereta api cepat AVE (Alta Velocidad Espanola) dengan kecepatan rata-rata 300km/jam membuat jarak jauh dapat ditempuh dalam waktu yang relatif singkat.

Kami beli tiket online di website Renfe, perusahaan nasional kereta api di Spanyol. Kalau belinya jauh-jauh hari bisa dapat harga promo yang sangat murah. Tiket bisa di print atau diupload ke hp smartphone dan ditunjukkan pada petugas di stasiun.

Ada 3 kelas tempat duduk kereta api AVE. Kelas yang paling murah,  Turista sudah sangat bagus. Tempat duduknya 2 – 2 dalam satu baris. Ruang antara kaki nya lebar, tempat duduk bersih dan nyaman seperti gambar di bawah. Tempat bagasi ada di ujung gerbong dan cabin size bagasi dapat diletakkan di atas kepala.

Sampai Cordoba siang hari, cuaca cerah tapi agak sedikit mendung. Dari stasiun kami naik taksi ke hotel. Kebetulan dapat penginapan di sekitar Mezquita, di daerah Old City Cordoba.

Makan siang di restoran kecil di belakang hotel. Jalanan di sekitar Mezquita berupa gang-gang sempit dengan toko-toko dan restoran kecil di kanan kirinya.

Makin sore cuaca makin mendung lalu hujan turun… kami masuk ke dalam pintu gerbang Mezquita untuk menghindari hujan.

PATIOS de LOS NARANJOS (Orange Tree Courtyard)

Masuk dalam gerbang kompleks Mezquita Cathedral, ditengah-tengahnya ada taman (Orange Garden).

thumb_L1010537_1024

 

MEZQUITA CATHEDRAL 

Mezquita adalah bahasa spanyol dari Mosque. Lokasi tempat Masjid Agung dan Katedral  Cordoba ini dibangun dulunya adalah kuil Romawi tempat pemujaan Dewa Janus, lalu sewaktu bangsa Visigoth berkuasa menjadi Katedral. Sewaktu Cordoba dikuasai umat Muslim, katedral Visigoth ini di bangun menjadi Masjid yang megah dengan kubah lengkung (arches) mencapai 1.293 arches (sekarang tinggal 856 arches). Tahun 1236 Bangsa Muslim terusir dari Cordoba dan oleh Raja Ferdinand II penguasa Cordoba, Mesjid Agung ini kembali di rubah menjadi Katedral Katolik yang masih digunakan sampai sekarang.


thumb_L1010591_1024

Mihrab tempat Imam memimpin sholat masih terpelihara dengan kondisi yang sangat baik.

Katedral di dalam Mezquita

thumb_L1130094_1024

ROMAN BRIDGE

Sore hari jalan ke arah Roman Bridge (Puente Romana). Jembatan megah ini dibangun pada sekitar tahun 1 Sebelum Masehi, sewaktu bangsa Romawi menguasai Cordoba. Jembatan ini melintang di atas sungai Guadalquivir yang membelah kota Cordoba menjadi 2.

thumb_L1010621_1024

Terlihat kokoh dengan 16 arches dan lebar jembatan sekitar 9 meter.

thumb_L1010651_1024

Turun ke bagian bawah jembatan… banyak bebek disini, ada beberapa anak kecil memberi makan bebek di situ.

 

LA JUDERIA / JEWISH QUARTER

Nonton bola, hari ini pas ada pertandingan bola antara FC Barcelona dan Real Madrid.. El Clasicco. Dijalanan sepii .. semua pada nonton bola..

thumb_L1010696_1024

PATIOS

Cordoba terkenal dengan patio (teras bunga di tengah2 rumah). Sayang kami datang di musim dingin jadi tidak banyak bunga-bunga yang bisa dilihat.

thumb_L1010739_1024

thumb_L1010764_1024

thumb_L1010763_1024

PLAZA DE LA CORREDERA 

Disebut juga Plaza Mayor Cordoba.. tempat hang out penduduk lokal. Lumayan jauh juga jalan kaki dari arah Mezquita.

thumb_L1130115_1024


 

  

PIAZZA DE LAS TENDILLAS

thumb_L1130125_1024.jpg

thumb_L1130121_1024

 

3 hari 2 malam di Cordoba, diseling perjalanan ke Granada. Masih bagian bagian Cordoba banyak yang belum sempat di explore, terutama daerah New City dan Madinat Alzahra, ibukota kekhalifahan Cordoba yang tinggal puingnya saja..

Next posting:  GRANADA + ALHAMBRA 

 

 

SPAIN TRIP: GRANADA + ALHAMBRA

Dari Cordoba menuju Granada pilihan public transportasi nya adalah naik bus, atau naik kereta api. Naik kereta api jelas lebih nyaman, space tempat duduk lebih luas tetapi harga tiketnya lebih mahal, dan waktu tempuhnya ternyata lebih lama dari bis. Route kereta api ke Granada sedikit memutar melewati Malaga dulu, sekitar 3 jam menuju Granada.

Kalau naik bis pastinya lebih murah, sedikit kurang nyaman dibanding kereta api, tapi waktu tempuhnya lebih singkat, hanya 2 jam karena route nya direct langsung ke Granada….. kami akhirnya memutuskan naik bis saja yang lebih cepat sampai Granada.

Dari browsing dan tanya-tanya direkomendasikan naik bis ALSA yang berangkat jam 11 dari terminal bis Cordoba, jadi sekitar jam 1 tiba di Granada.

Tiket bis dibeli di terminal bis Cordoba seharga 14,84 euro. Mudah dan tidak ribet beli tiket, penjual tiketnya cukup bagus bahasa Inggrisnya.


Perjalanan naik bus dari Cordoba menuju Granada melewati kebun kebun zaitun (olive) di kanan kiri jalan. Andalusia adalah salah satu daerah produsen olive oil terbesar di dunia. Selama 2 jam perjalanan, pemandangannya kebun zaitun… indah tetapi lama lama bosan juga 😄

img_2837img_2859

Tiba di Granada jam 1 siang. Langit biru, matahari bersinar terang dan udara cerah saat kami tiba di terminal bis Granada. Dari terminal bis naik taksi kurang lebih 15 menit, menuju hotel kami di daerah Albaycin.

Tujuan utama traveling ke Granada adalah melihat Alhambra, The Red Castle.. Alhambra adalah benteng dan istana yang dibangun oleh Dinasti Nasrid. Pada saat kekuasaan Islam di Cordoba jatuh, sekitar tahun 1200 an, Dinasti Nasrid membangun Alhambra di Granada.

Setelah check in hotel kami jalan kaki mencari tempat makan sekaligus menukar print out booking an tiket Alhambra dengan tiket aslinya.

Daerah Albaycyn ini berada di bukit, jalanannya sempit dan naik turun..

thumb_L1010798_1024

Gang-gang sempit dengan toko-toko pernak pernik dan souvenir


Di Granada banyak restoran kebab.. kami makan di Kebab King, waktu kami sedang pesan makanan,  radio lokal yang disetel pemilik resto tiba2 melantunkan nasyid berbahasa Indonesia, tiba-tiba kangen pingin makan nasi..  

Kebab nya lumayan enak, satu porsi kebab dengan nasi dan salad harganya 4,5 euro sudah termasuk satu soft drink kalengan. Porsi makanannya sangat besar untuk perut saya.

Setelah makan kami kembali jalan kaki naik ke ke arah hotel menuju Plaza San Nicholas. Disini adalah spot tempat melihat sunset dan Alhambra dari kejauhan.

 

ALHAMBRA

Alhambra, kompleks benteng dan istana yang sangat luas. Letaknya di atas bukit. Perlu waktu satu hari untuk explore Alhambra. Kebanyakan orang visit melalui group tour karena informasi untuk cara beli tiket individual tidak terlalu banyak.  Sebenarnya cukup mudah juga bagi individual traveller yang mau melihat Alhambra.

Tiket Alhambra dibatasi jumlahnya per-hari. Sebaiknya booking tiket dahulu jauh-jauh hari sebelum tiba di Granada. Kami booking tiket 2 minggu sebelum berangkat. Booking tiket online hanya bisa dilakukan melalui website Alhambra: http://www.ticketmaster.es/en/tickets-family/alhambra-general/2/

Cara booking tiket Alhambra:  pertama-tama kita buka dulu web nya.. Pilih Alhambra y Generalife.  Tiket masuk Alhambra ada 2 sesi timeslot.. harus dipilih salah satu sesi antara pagi jam 8.30- 14.00 dan siang jam 14.00-18.00 . Setelah itu langkah selanjutnya adalah memilih sesi visit ke Nasrid Palace yang dibatasi hanya untuk 100 pengunjung per 30 menit sesi. Kartu kredit diperlukan untuk membayar booking online tersebut. Jangan lupa diprint sebagai bukti. Kartu kredit yang dipakai juga harus dibawa untuk menukar kode booking dengan tiket asli Alhambra.

Kami pilih sesi pagi dan jam 13.00 untuk Nasrid Palace nya.

Bila tidak mau repot, ada juga beberapa hotel yang dapat diminta mem-booking tiket di hari kita mau berkunjung dengan tambahan biaya tertentu.

GENERALIFE

Adalah kompleks taman dalam Alhambra. Idealnya dikunjungi saat bunga-bunga di Generalife bermekaran, sekitar bulan Mei, Juni. Sangat indah dan terawat baik.

Saat ini, di akhir November tidak banyak bunga yang mekar, diantaranya ada lavender, beberapa jenis mawar dan bunga sejenis delima kecil yang tumbuh liar bagai semak-semak.

Air ada dimana-mana.. kolam air kecil, pancuran dan kolam besar..

Keluar dari Generalife jalan kaki 15 menit menuju Alcazaba, Charles V Palace dan Nasrid Palace…

 

ALCAZABA

Alcazaba dibangun sebagai pusat militer dalam komplek Alhambra. Disini juga berfungsi sebagai benteng dan tempat kediaman royal guard.

thumb_L1020019_1024

Ada beberapa menara dalam kompleks Alcazaba. Beberapa tempat tertutup untuk pengunjung. Tidak banyak yang dapat dilihat. Naik tangga ke beberapa menara dan melihat reruntuhan tempat penyimpanan senjata.

thumb_L1020027_1024

Didepan gerbang Alcazaba ada semacam plaza dengan cafe kecil yang menjual minuman dan makanan kecil. Di sekitar plaza ini banyak kucing-kucing berjemur.

Menuju pintu keluar Alcazaba, melewati taman kecil yang indah..

thumb_L1020038_1024

Di depan Alcazaba ada kompleks Istana Emperor Charles V. Kakek dari Raja Spanyol inilah yang mengalahkan Emir Granada.

CHARLES V PALACE

Charles V, Raja Spanyol membangun istana ini sewaktu mengunjungi Alhambra dalam perjalanan keliling daerah kekuasaannya. Design istana ini bergaya Roman, yang sangat berbeda gaya dengan bangunan lain di Alhambra. Istana Charles V dibangun pada tahun 1526.

Saat ini beberapa ruang dalam kompleks istana Charles V di fungsikan sebagai museum.

 

thumb_L1020047_1024

NASRID PALACE

Nasrid Palace, istana tempat kediaman penguasa Granada. Alhambra, lambang puncak kejayaan kekuasaan Dinasti Nasrid dibangun setelah jatuhnya ke Khalifahan Islam Cordova, sekitar abad ke-12. 

Istana yang sangat indah, penuh dengan detail dan mozaic dari lantai, dinding sampai dengan langit-langitnya.

The Mexuar

Detail dari mozaic di dinding dan langit-langit Nasrid Palace..

Patio de los Arrayanes (the Court of the Myrtles)

thumb_L1020106_1024

Palace of the Lions, dibangun oleh Mohammed V sebagai tempat kediaman resmi keluarga kerajaan. Bagian paling indah dari seluruh kompleks Alhambra ada disini. Ruangan-ruangan di sekeliling patio sangat kompleks dan tidak terbayang bagaimana dulu membuat begitu banyak detail mozaik.

Patio de la Reja (Patio of the Wrought Iron Grille)

thumb_L1130001_1024

Daraxa’s Garden

 

GARDEN OF THE PARTAL

Pohon kesemek yang penuh dengan buah..

thumb_L1130046_1024

Dari Partal kami menuju pintu keluar…tidak terasa 4 jam di dalam kompleks Alhambra.  Masih terasa kurang lama dan merasa banyak bagian-bagian yang belum di explore karena keterbatasan waktu.

 

Next posting …. Spain Trip  : MADRID (4)

 

 

Spain Trip : Barcelona

Mendarat pagi hari di bandara El Prat, Barcelona sekitar jam 7 pagi diakhir bulan November .. cuaca pagi ini 6 derajat celcius… brrr.. lumayan dingin.  Barcelona akan mengawali perjalanan kami menjelajahi Spanyol 10 hari.

Spanyol terdiri dari beberapa daerah otonomi, salah satu yang terbesar adalah Catalonia yang berbatasan dengan daerah Perancis Selatan. Ibukota Catalonia adalah Barcelona, kota kedua terbesar di Spanyol setelah ibukota Madrid. Bangsa Catalonia memiliki bahasa sendiri walaupun bahasa umum Spanish tetap digunakan sehari-harinya.

Bahasa Spanyol ternyata adalah bahasa paling banyak ke 2 yang digunakan di seluruh dunia… setelah jalan-jalan 10 hari di Spanyol saya baru sadar mungkin ini sebabnya banyak orang lokal yang tidak berbahasa Inggris disini. Padahal penguasaan bahasa spanyol saya minim sekali.. hanya berdasar sering lihat film kartun Dora the Explorer saja, jadi sering juga terjadi kendala miskomunikasi dengan local people selama disana.

Kota Barcelona berada di tepi laut Mediteranean, disini bullfight resmi dilarang sejak tahun 2010 diseluruh bagian Catalonia.  Kami rencana akan menginap 2 malam saja di Barcelona sebelum lanjut menjelajahi Andalusia.

Dari bandara El Prat naik taksi ke hotel di daerah Eixample. Sampai hotel masih kepagian, sekitar jam 9-an dan kamar belum siap check in. Kami titip luggage dan bersih2 sekedarnya di toilet hotel lalu jalan kaki sekitar hotel.

Hotel kebetulan dapat yang berdekat dengan Katedral Sagrada Familia, tetapi lumayan jauh dari pusat keramaian yang ada di sekitar La Rambla, Plaza Catalunya dan Passeig de Gracia. Pagi ini setelah dari hotel titip luggage, kami akan melihat-lihat Sagrada Familia, kembali ke hotel untuk check in lalu jalan ke Passeig de Gracia.

Hari 1 : SAGRADA FAMILIA

Katedral karya arsitek Antoni Gaudi ini belum selesai sejak dibangun pada tahun 1882 sampai saat ini, lebih dari 100 tahun masih terus berlanjut. Diperkirakan baru pada tahun 2026/28 akan selesai pembangunan Katedral Sagrada Familia ini.


Pagi ini sudah lumayan banyak pengunjung yang antri beli tiket masuk. Kami membayar tiket masuk Katedral 15 euro plus tambahan biaya naik lift ke salah satu tower nya, kalau tidak salah 4 euro jadi kami dapat 2 tiket. Harus diperhatikan pada masing-masing tiket akan tertulis jam berapa untuk masuk Katedral dan Lift.. kami dapat jam 10 masuk Katedral dan jam 11 untuk naik lift ke tower. Pembatasan  jam ini untuk menghindari supaya di dalam tidak terlalu penuh sesak pengunjung.

Seperti juga bangunan lain hasil rancangan arsitek Antony Gaudi, tampilan Sagrada Familia beda dengan katedral-katedral lain. Sagrada Familia adalag masterpiece dari Antoni Gaudi. Sagrada Familia sangat mewakili gaya Gaudi yang sangat kental dengan pengaruh nature dan religius. Penuh dengan detail -detail unik dengan bentuk bangunan dan menara bergaya Art Nouveau dengan detail dari keramik, kaca patri, besi tempa.

Ada 2 fasad Sagrada Familia. Nativity dan Passion. Tiket dibeli di dekat Passion facade dengan 4 pilar miring seperti pada gambar diatas, masuk Katedral melalui Nativity facade, seperti gambar dibawah.

Pintu masuk utama Nativity dominan warna hijau dengan detail daun daunan dan beberapa serangga diantaranya.. ada kadal, ladybug, semut.

Masuk dalam katedral berkesan seperti berada didalam hutan. Pilar pilar tinggi bersilang silang bagaikan batang pohon dengan cabang cabangnya dan hiasan ornamen di langit langit yang menyerupai canopy daun daun … sampai dengan pencahayaan dari kaca patri warna warni yang membiaskan sinar matahari masuk. Terasa berbeda suasana di dalam katedral ini dengan katedral-katedral lain.

IMG_2749

Sagrada Familia masih dalam proses pembangunan, beberapa bagian tampak ditutup dan suara suara berisik dari bor khas tukang samar samar terdengar. Gaya Art Nouveau pada Sagrada Familia menjadikan Katedral ini termasuk modern, kurang ada kesan antik dan kuno nya seperti yang biasa ada di katedral lain.

Duduk didalam katedral menunggu giliran naik lift, berada di antara pilar pilar yang menjulang ini saya jadi teringat adegan para Elf di film Lord of the Ring.. jadi kebayang seru juga jika tiba2 Legolas muncul dari balik salahsatu pilar..
 

Dari 18 tower Sagrada Familia, baru 8 tower yang selesai. 4 tower di Nativity yang menghadap bagian timur Barcelona, 4 tower di Passion menghadap city center. Nativity Tower sedang ada maintenance jadi kami hanya bisa naik ke Passion Tower.

thumb_L1010324_1024

Sampai keluar dari lift diatas masih harus naik beberapa anak tangga kecil dan sempit.

Pemandangan kota Barcelona dari Passion tower seperti dibawah ini..

 Turun dari menara bisa dengan lift turun atau bisa juga menyusuri sekitar 400 anak tangga sampai bawah.

thumb_L1010326_1024Kurang lebih 2,5 jam kami berada dalam Sagrada Familia. Katedral Katolik masterpiece Antoni Gaudi  yang menjadi icon kota Barcelona dan masuk dalam list Unessco World Heritage Sites. 

PASSEIG DE GRACIA

Sore hari jalan kaki dari hotel menuju Plaza Catalunya melewati boulevard Passeig de Gracia yang mirip Champs Elysees di Paris dengan jejeran butik-butik branded nya.

Bangunan – bangunan di sepanjang Passeig de Gracia banyak yang unik bergaya modernista. Ada 2 bangunan rancangan Gaudi juga disini, Casa Batlo dan Casa Mila. Sampai di Casa Batlo pas dengan  blue hour time, langit masih biru belum terlalu gelap sehingga dapat foto cantik Casa Batlo.

thumb_L1010334_1024Casa Batlo ini juga ikut masuk dalam list Unessco World Heritage sites. Tiket masuk Casa Batlo 21,5 euro per orang, waktu itu sudah mau tutup. Ini salah satu kekurangan bila traveling di saat autum dan winter,  walaupun lebih sepi dari turis turis lai, tetapi lebih pendek jam operasional nya.

Casa Batlo di malam itu..thumb_L1010341_1024

Dari Passeig de Gracia kembali jalan kaki 20 menit menuju hotel. Saat itu, sekitar jam 8 malam masih terlihat beberapa orang lalu lalang di jalanan.
Sampai di hotel istirahat untuk persiapan jalan lagi di pagi hari menjelajahi Old City. 

Hari 2: OLD CITY BARCELONA

Rencana pagi ini kami akan menjelajahi daerah sekitar Old City, ke daerah turis di La Rambla yang terkenal dengan street performer nya, mampir cari sarapan di La Boqueria Market. Lalu jalan kaki ke Barri Gothic menyusuri gang-gang sempit di daerah itu sampai ke ujung Marina dan bila waktu memungkinkan, kami akan ke Camp NouBarcelona Football Stadium.

LA RAMBLA

Dari hotel di area Eixample menuju La Rambla naik Metro.. tiket metro dapat dibeli di stasiun Metro manapun. Untuk satu kali trip zona 1 sekitar 2.15 euro, ada juga pilihan 10 trip yang lebih murah, 9.95 euro dan bisa dipakai untuk beberapa orang. 1 trip itu meliputi satu kali perjalanan tanpa keluar stasiun. Kita beli yang 10 trip untuk dipakai gantian berdua.

thumb_L1010344_1024

Dari stasiun terdekat di La Sagrada Familia ganti line kereta sekali di stasiun Passeig untuk menuju La Rambla.thumb_L1010414_1024

Ada 3 stasiun metro di sepanjang La Rambla, stasiun paling ujung adalah Plaza de Catalunya, stasiun Liceu ada ditengah La Rambla dan stasiun Drassanes yang paling ujung dekat marina. Kami akan keluar di Liceu. 

Keluar di stasiun Liceu pas berada di tengah-tengah La Rambla dan Mercat La Boqueria berada tidak jauh di sebelah kiri jalan.

thumb_L1010409_1024

Sepanjang jalanan di La Rambla kanan kiri nya pohon. Jalanan lebar di tengah badan jalan La Rambla hanya khusus untuk orang. Jalan kecil di kanan kiri untuk kendaraan. La Rambla selalu penuh dan ramai, apalagi bila sore dan malam hari  disini adalah tempat artis-artis jalanan mangkal dengan kostum yang bermacam macam. thumb_L1010413_1024

Melewati mosaic karya Joan Miro, seniman Catalunya yang ada di tengah jalan di La Rambla. thumb_L1010418_1024

MERCADO SAN JOSEPH / LA BOQUERIA

Pasar di tengah tengah La Rambla ini cukup panjang sejarahnya, dimulai dari kios-kios daging  di pinggiran jalan La Rambla sampai dibangun menjadi pasar pada sekitar tahun 1840. Bernama asli Mercat Sant Josef de La Boqueria, pasar terbesar dan terpopuler di Barcelona yang sampai saat ini masih aktif mensupply kebutuhan dapur warga lokal dan restaurant-restaurant di Barcelona. Sayuran segar, buah-buahan, ikan segar, jamon (ham), ikan asin, ayam segar dan terutama yang mencolok mata karena warna warni nya kios 1 euro jus aneka buah yang banyak dijual disini.

Dekat pintu masuk ada penjual coklat dan permen dengan bentuk bentuk lucu beraneka ragam..

thumb_L1010401_1024

Salah satu kios penjual jus buah dan buah potong yang banyak ditemui di pasar ini.

Di pasar ini juga banyak kios-kioa tapas dan cafe. Salah satu cafe lumayan terkenal disini adalah Pinotxo bar, La Boqueria. Promosi video Rick Steves membuat kami penasaran datang ke Pinotxo Bar. Sarapan pagi ini adalah  coffee con leche, kopi susu dan xuxo, semacam pastry isi cream vla yang enak sekali.

 

BARRI GOTHIC

Tidak jauh dari La Rambla bersisian letaknya, adalah area Barri Gothic, pusat dari Old City. Bangunan disini bergaya medieval dengan gang-gang kecil yang cukup membingungkan bila tidak bawa peta. Beberapa plaza dapat menjadi panduan supaya tidak kesasar. Nama jalan biasanya tertera dinding pada ujung jalan

 

BARCELONA PORT

Keluar dari area Barri Gothic sampai di daerah Marina. Patung Columbus yang menunjuk arah laut (Mirador de Colom) jadi pedoman menuju Pelabuhan. thumb_L1010433_1024

 

BARCA CAMP NOU 

Rumah kediaman klub elite Barcelona / Barca ini ada sedikit di pinggiran kota Barcelona. Naik taksi dari hotel sekitar 15 menit sampai pintu masuk Camp Nou. Bisa juga naik metro, lebih murah pastinya,  tetapi stasiun metro nya sedikit jauh dari pintu gerbang Camp Nou.thumb_L1010468_1024

Camp Nou adalah kompleks stadium bola dan museum FC Barcelona. Tiket masuk lumayan mahal..tetapi buat para fans Barca pasti bela-belain datang kesini. Lumayan lengkap juga museumnya.. Selain koleksi piala yang dimenangkan juga ada bola yang dipakai pada Piala Champion dan Piala Champion yang dimenangkan juga dipamerkan disini.. Sepatu Emas pemain terbaik.. bahkan sepatu yang dipakai Iniesta sewaktu memenangkan pertandingan juga dipajang di museum ini.

Ada sesi foto, dengan tambahan 20 euro bisa bawa pulang album foto kita di stadium ini. Bila tidak mau bayar tambahan 20 euro sebaiknya bilang di awal sebelum di foto… kalau saran saya, lebih bagus hasil foto-foto sendiri dengan kamera pribadi..

Dari Camp Nou kami kembali ke La Rambla melihat suasana malam hari di La Rambla sambil cari makan malam.

Paella seafood di La Boqueria.

Selesai sudah 2 malam di Barcelona.. kembali ke hotel untuk istirahat dan packing untuk besok pagi perjalanan panjang naik kereta api menuju Cordoba..

 

INNSBRUCK … the Capital of the Alps


Innsbruck adalah kota kecil yang dikelilingi pegunungan Alpen. Pemandangan di sebelah kanan, kiri, depan, belakang dari Innsbruck adalah puncak-puncak pegunungan Alpen dengan snow cap mountain -nya. 

Terkenal sebagai resort ski, peak season ada di bulan-bulan musim salju.. saat ini late spring salju mulai mencair dan kotanya agak sepi.

Satu malam di Innsbruck kurang puas rasanya..kami memilih bermalam di Innsbruck karena jalur kereta api direct menuju Venice dari Munich melewati kota Innsbruck ini.

OLD TOWN / ALSTADT

Innsbruck Old Town cukup kecil untuk dijelajahi dengan kaki.. jalanan nya ber paving block, ciri khas kota tua medieval era di Eropa. Sangat menarik tetapi tidak banyak yang bisa dilihat di Old Town selain The Golden Roof dan naik keatas City Tower melihat pemandangan kota Innsbruck dan pegunungan di sekelilingnya.

Di gambar bawah adalah City Tower… naik ke atas dengan anak tangga yang lumayan jumlahnya..

The Golden Roof dilihat dari atas City Tower

Alun-alun di depan gereja… kota Innsbruck dikelilingi pegunungan

Pagi hari bangun tidur cuaca mendung dan gerimis on/off .. suhu di luar sekitar 13 derajat celcius.. tidak ber-angin tetapi lumayan dingin



  

Jalan kaki menuju sungai.. rencana awal jalan kaki ke Alpen Zoo dan naik cable car ke Nordkette, gagal karena cuaca kurang bagus, gerimis on/off terus dari malam hari.

sungainya lumayan deras… salju dari puncak gunung sudah mencair dan melalui sungai ini.

meninggalkan Innsbruck menuju Venice… auf wiesersehen Austria..