LABUAN BAJO TRIP (2) – Hari 1 on Board Komodo: Pulau Kelor, Pulau Rinca, Pulau Kalong

Taman Nasional Komodo di Flores NTT ditetapkan sebagai Cagar Alam Situs Warisan dunia / World Heritage UNESCO tahun 1991. Kawasan TN Komodo meliputi area perairan dan pulau2 yang cukup luas dengan 5 pulau utamanya pulau Komodo, pulau Rinca, pulau Padar, pulau Gili Motang dan pulau Nusa Kode.

Komodo, primadona kawasan ini adalah kadal terbesar di dunia. TN Komodo adalah tempat satu-satunya habitat asli Komodo di dunia. Untuk menjelajahi pulau-pulau dan lanscape bawah laut di kawasan TN Komodo paling efisien dengan berlayar 2 atau 3 hari menginap di kapal..karena jarak Labuan Bajo ke pulau Rinca yang terdekat saja memakan waktu 2 jam perjalanan kapal.

Untuk perjalanan ini kami mendapat referensi dari teman, mengunakan kapal kayu phinisi Apik Phinisi milik pak Anang. Kapalnya bersih dengan 3 kamar tidur ber AC dan ada toiletnya juga. Crew kapal ada 3 termasuk pak Anang yang ikut berlayar sebagai chef. Website Apik Phinisi ada disini http://www.komodo.co.id/phinisi.html

 

HARI 1:  PULAU KELOR – PULAU RINCA – PULAU KALONG

Cuaca Labuan Bajo dan sekitarnya di bulan September masih cukup panas. Siapkan sun block yang spf nya tinggi untuk melindungi kulit. Karena kulit saya sangat mudah terbakar matahari, topi, kacamata hitam dan baju lengan panjang adalah perlengkapan standar saya trekking.. Dan satu lagi pesan mas ranger sebelum trekking, bila perempuan sedang berhalangan datang bulan supaya lebih berhati-hati, karena komodo penciumannya sangat tajam.

PULAU KELOR

Dari pelabuhan Labuan Bajo sekitar jam 10 pagi mulai berlayar menuju Pulau Kelor, salah satu pulau cantik di Flores NTT.

L1100311

Lanscape pulau Kelor sangat cantik, alam bawah lautnya pun indah…disini juga salah satu tujuan wisata snorkeling.

L1100296

Kebetulan kami tiba disaat sepi pengunjung…bagaikan pulau pribadi.

L1100327

Pulau Kelor ini kecil, tidak berpenduduk dan cukup gersang di penghujung musim panas ini pohon2 nya kering semua.

L1100288

Naik ke bukit kecil di Pulau Kelor, saya tidak bisa naik sampai puncak bukit karena tidak bawa sepatu.. Di tengah bukit pun cukup dapat menikmati pemandangannya sangat cantik. Gradasi air lautnya sangat indah…

L1100302

Dari gambar diatas tampak Apik Phinisi di ujung pulau Kelor dengan dua tiang kayunya.
L1100329

Air lautnya sangat jernih dan bening…

L1100320

Sekitar 2 jam menikmati keindahan pulau Kelor kami kembali ke kapal.. Di kapal sudah disediakan jus mangga yang segar… Sambil menunggu makan siang yang sedang dimasak oleh pak Anang, kapal kembali berlayar.. tujuan kali ini trekking melihat komodo di Pulau Rinca.

 

PULAU RINCA

Pulau Rinca adalah salah satu tempat habitat asli Komodo. Menurut mas ranger ada sekitar 2300-an Komodo yang hidup di pulau Rinca ini. Kontur pulau Rinca yang lebih kecil dari pulau Komodo menyebabkan komodo di kawasan ini ukurannya lebih kecil dari komodo di pulau Komodo. Ukuran lebih kecil berarti juga komodo disini lebih gesit dan lincah…

L1100390

Masuk pulau Rinca melalui Loh Buaya. Dari Loh Buaya pengunjung membeli tiket dan harus didampingi Ranger untuk trekking di pulau Rinca.

Kapal bersandar di Loh Buaya..

IMG_0459

Gerbang masuk Loh Buaya, pulau Rinca

IMG_0450

Komodo termasuk reptil yang berdarah dingin yang baru aktif bila udara tidak panas. Ranger akan mendampingi pengunjung sepanjang jalur trekking. Ranger bertanggung jawab terhadap keselamatan pengunjyng. Ranger terlatih menghadapi komodo, senjata para ranger menghadapi komodo yang nakal berupa sebatang tongkat bercabang.

Perhatikan tongkat bercabang yang di bawa mas Akbar, ranger kami selama di pulau Rinca…

L1100392

Komodo adalah hewan buas pemakan apa saja, dari mulai kerbau air, monyet sampai manusia pun dapat dimangsanya, bahkan komodo kecil pun tidak aman dari komodo besar.  Air liur Komodo mengandung bakteri yang sangat berbahaya. Komodo makan dengan cara melukai mangsanya, racun dalam liurnya akan membuat lemas mangsa yang telah tergigit menjadi tidak berdaya

Melewati dapur tempat para ranger masak, disini kita menjumpai ada 5 ekor komodo di bawah rumah panggung.

L1100365

Melewati lubang tempat komodo bersarang… tampak seekor Mama Komodo sedang menjaga lubang sarangnya..

L1100373

Kontur lanscape pulau Rinca berbukit-bukit, langit sangat cerah, gersang dan panas cuaca di bulan September bagai di padang rumput Afrika..

walking trail Rinca Island, Komodo National Park

Komodo hewan buas kanibal, komodo kecil setelah menetas akan segera mencari persembunyian di atas pohon, sangat susah menemui komodo kecil di habitat aslinya.

Kami beruntung sekali di penghujung trekking dapat melihat  komodo kecil ini sedang jalan-jalan…

IMG_0397

L1100417

Ini adalah sebagian kecil sisa-sisa korban komodo.. Komodo mampu mencerna tulang korbannya, sepertinya hanya kepala bertanduk saja yang tidak ikut dimakan..

IMG_0449

Kurang lebih 2,5 jam di pulau Rinca, kami kembali ke kapal yang kembali berlayar menuju pulau Kalong…

 

PULAU KALONG

Menuju pulau Kalong di sore hari.

L1100479

Berbarengan dengan terbenamnya matahari, ada pemandangan yang cukup menakjubkan… melihat ratusan batman berbondong-bondong keluar dari rumahnya di pulau Kalong menuju pulau Flores untuk mencari makan. Sayang kamera saya kurang dapat menangkap momen tersebut..

L1100469

Senja di tengah laut Flores…

L1100440

L1100443

L1100441

 

….. next posting: LABUAN BAJO, FLORES – NTT  bagian (3): Pulau Komodo – Pantai Pink – Gili Lawa Darat

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s