ITALY TRIP (1) – ROMA : menyusuri jejak Bernini

Gian Lorenzo Bernini, maestro seniman pemahat dan arsitek asal Naples hidup pada abad 16.  Karya besar Bernini tersebar di seluruh Roma. Saya termasuk pengagum karya2 Bernini.. pahatannya dan pengetahuannya akan anatomi tubuh manusia menurut saya sangat luar biasa, bisa kelihatan sangat hidup dan detail. Perjalanan di Roma kali ini bertema melihat sebanyak mungkin karya besar Bernini yang tersebar di penjuru Roma..

HARI 1 di ROMA :  VIA DE CORONARI, ST PETER SQUARE, PONTE SANT ANGELO

Tiba di bandara Fiumicino Roma – Leonardo da Vinci sekitar jam 7 pagi langsung menuju hotel di daerah Navona. Setelah check in, istirahat dan bersih bersih badan kami keluar exploring sekitar hotel.

VIA DE CORONARI

Hotel kami berada dekat dekali dengan gang kecil Via de Coronari yang merupakan salah satu akses jalan dari Vatican menuju Roma-Centro Storico.  Jalanannya kecil dari paving batu (cobblestone)Via de Coronari terkenal akan toko-toko barang antik yang ada di sepanjang jalan.

IMG_0467

Via de Coronari di malam hari.

via de coronari

Di via de Coronari ada Gelateria del Teatro, artisan gelato ini cukup terkenal di Roma. Selama 4 hari di Roma selalu mampir disini, karena koleksi rasa gelatonya unik dan rada ajaib.. misalnya seperti kombinasi rasa cheese+almond+buah fig,  lalu  kombinasi rasa garden sage+raspberry, ada juga lavender+peach, cheese+ cherry…bahkan rasa jahe juga ada disini. Pure coklat  dan pistachio from sicily adalah salahsatu favorit saya.

gelato

Bahasa Inggris waiter-nya, seperti juga kebanyakan orang Italy, sangat minim. Mengikuti orang2  saya tinggal menunjuk ukuran cup, bisa kecil, besar atau sedang, lalu pilih gelato yg kita mau dan bayar sesuai harganya. Bila penuh ambil nomor antrian dulu di dekat pintu masuk. Jam buka nya agak siang, sekitar jam 12 sampai jam 10 malam.

ST PETER SQUARE – VATICAN

Sore hari kami jalan ke arah Vatican melihat karya Bernini di  St Peter Square dan patung malaikat karya Bernini di sepanjang  Ponte Sant Angelo. Jarak dari hotel ke Vatican cukup dekat, hanya 15 menit jalan kaki.


basilica

Michaelangelo  mendesign kubah bagian dalam Basilica serta melukis atap Sistine Chappel, sementara Bernini mendesign dan memimpin pembangunan St Peter Square. Di lihat dari atas kubah Basilica, bentuk design St Peter Square ini menyerupai anak kunci.

3 tahun yang lalu, kami sudah naik sampai ke atas Cupola (naik tangga kurang lebih 320 anak tangga) dan eksplore bagian dalam Basilica, Sistine Chappel sampai ke makam para Paus (Papal Tombs). Kali ini hanya akan menikmati bagian luar Basilika yang dulu belum sempat di eksplore.

Bernini’s Collonade di St Peter Square

bernini column

Basilica St Peter dengan kubahnya… di sebelah kanan adalah tempat tinggal Paus. Obelisk di tengah St Peter Square berfungsi sebagai jam matahari / Sun dial .. dengan penunjuk arah kompas dan arah angin (Wind Rose).

L9992981

Ini adalah sebagian Wind Rose yang ada di Vatican Square.

L9992977

L9992956

 

PONTE SANT ANGELO

Bridge of Angel  ini dibangun pada masa Emperor Hadrian, sekitar 134 AD yang dipakai para peziarah untuk menyeberang ke Vatican.  Menurut saya ini adalah jembatan tercantik di Roma…ada 10 Angel karya Bernini di sisi kanan kirinya.

Sore hari melewati Ponte Sant Angelo untuk ke Vatican.

angel ponte

Dari Vatican kembali lagi melewati Castel Sant Angelo dan menyeberangi Ponte Sant Angelo. Waktu malam sudah berbeda lagi penampilan jembatan ini. Lampu-lampu menjadikan suasana jadi lebih dramatis..

ponte s angelo

 

HARI 2 di ROMA:  BORGHESSE GALLERY, SPANISH STEPS, PIAZZA NAVONA, TREVI FOUNTAIN 

Hari ini pesan taksi jam 8 pagi untuk ke Borghese Gallery yang cukup jauh sekitar 1 jam jalan kaki. Keluarga Borghese termasuk keluarga yang berpengaruh di Roma. Beberapa anggota family Borghese pernah menjadi Paus di Vatican.

IMG_0464

Galleria Borghese ini terletak di dalam kompleks Villa Borghese yang amat luas. Borghesse Gallery adalah museum / gallery seni milik keluarga Borghese.  Walaupun termasuk kecil menyimpan koleksi karya-karya paling indah dari  Bernini seperti Apollo and Daphne, Pluto and Percephone, dan David.  Bernini bisa membuat pahatan hasil karyanya kelihatan hidup, padahal batu marmer yang dipahat pasti keras sekali.

Senang sekali bisa melihat langsung hasil karya terbaik dari sang maestro.. Sayangnya di gallery ini pengunjung tidak boleh ambil foto di dalam…Tiket dipesan online 3 minggu sebelum berangkat dan pengunjung dibatasi hanya boleh 2 jam saja di dalam gallery.. kami pilih jam 11-13.

IMG_1644

Dragon adalah lambang keluarga Borghese…banyak pahatan naga di sini.

borghesse dragon

Dari Borghese Gallery jalan kaki ke arah Spanish Steps... melewati Porta Pincianasalah satu pintu gerbang menuju Roma yang dibangun pada abad ke-5 masehi.

porta pinciana

Kurang lebih 30 menit jalan kaki santai, tiba di Spanish steps yang selalu ramai… Saya tidak bisa menemukan alasan apa yang menyebabkan tangga ini selalu dipenuhi turis…


spanishstep

Dari Spanish steps jalan kaki menyusuri Via dei  Condotti pas di depan tangga, sepanjang jalan ini adalah tempat butik-butik high end brand  berada.
via de condotti

mengikuti jalan terus sampai ke Piazza Navona yang ramai pada siang itu.

L9992873

Di Piazza Navona ada 3 air mancur karya Bernini….ditengah adalah Fountain of Four River dengan obelisk di tengahnya, di sisi-sisi ujung piazza ada Neptune Fountain dan Moor Fountain.

IMG_0463

Tre Scalini Ristorante ada di Piazza Navona, kami memutuskan untuk makan  disini, nostagia 3 tahun yang lalu. Kali ini kami pesan pasta keju, spaghetti al mare, fiori di zucca (bunga zucconi isi keju, di goreng) dan sup tomat sebagai appetizer.


treetrescalini

 

Tre Scalini terkenal dengan Tartufo Ice cream nya…pesan satu untuk dessert..

tartufo

Mas-mas waiter nya sangat ramah walaupun bahasa Inggris mereka sangat minim, seperti kebanyakan orang Italy,…begitu tahu kami berasal Indonesia, mereka langsung menyebut Inter Milan dan Erico Tohiri .. beberapa waiter fans bola langsung kumpul sekitar meja kita, tanya-tanya apa orang Indonesia itu kaya-kaya semua… hahaa.. lucujuga gara2 Erick Thohir nama Indonesia jadi dikenal di Italy..

VIA GIULIA

Sore hari kami jalan kaki melewati Via Giulia menuju Trevi FountainVia Giulia termasuk jalanan tua bagian dari sejarah Roma. Banyak gereja-gereja dan bangunan kuno disini. Kantor Anti Mafia (Direzione Nazionale Antimafia)  berada dijalan ini. Sempat memperhatikan mobil-mobil yang parkir di depan kantor Anti Mafia…waah ada bolong-bolong bekas pelurunya…

Ini adalah  Farnase Arch, hasil karya Michaelangelo yang terhubung dengan Palazzo Farnase, kediaman salahsatu keluarga bangsawan Roma.

via giulia IMG_0465

Fontana di Trevi…selalu padat dengan turis yang duduk-duduk di sekitarnya. Disini rawan copet, harap hati-hati dengan bawaan anda.

trevi

trevvi

Di dekat Trevi Fountain kami menemukan toko boneka kayu Bartolucci yang menjual Pinokio…baru tahu saya kalau Pinokio itu asal Italy..

L1070543

L1070547

L1070536

 

 HARI 3: CAMPO DE FIORI, PANTHEON, CASTEL SANT ANGELO

Pagi ini rute jalan kaki menyusuri Tiber River melewati Isola Tiberia, Ponte Sisto lalu ke Campo de Fiori.

Isola Tiberia adalah pulau kecil di tengah Tiber River..

Tiber island

Ponte Sisto ini satu-satunya jembatan khusus orang menyeberang melewati Tiber River dari daerah Centro Storico / Ancient Roma ke daerah Trastevere yang lebih baru. Dari Ponte Sisto sekitar 15 menit jalan kaki sampai di Campo de Fiori.

CAMPO DE FIORI

Pagi hari Campo de Fiori adalah pasar penduduk lokal Roma belanja sayuran dan buah-buahan, tapi sore dan malam hari menjadi tempat makan yang populer di Roma ..

campodefiori

campodefio

campodef

Suasana pagi di Campo de Fiori lumayan banyak penduduk lokal yang belanja buah dan sayur segar.. kami memutuskan malam akan kembali kesini untuk melihat suasana malam hari dan makan malam di salah satu resto disini.

Suasana sore menjelang malam di Campo de Fiori…banyak pilihan tempat makan malam.

L1070337

Makan malam dengan ini.. Strozzapreti ala Romana,  fresh home made pasta dengan saus tomat, fresh basil dan keju parmesan.

stretzopreti

Forno di Campo de Fiori —  menemukan bakery kecil di pojokan Campo de Fiori ini yang konon kabarnya harus dicoba pizza rossa dan pizza bianca nya.

IMG_1693 IMG_1696

 

Pizza rossa adalah roti pizza dengan topping saus tomat saja, Pizza Bianca hanya roti pizza tanpa topping… Mereka menggunakan olive oil dan seasalt untuk pizzanya, dijual dengan harga sesuai timbangan.. termasuk murah dan enak. Pagi ini menjual donat yang empuk dan enak sekali, hanya 1 euro… brioche isi 5 hanya 2 euro.. sepotong besar pizza tidak sampai 1 euro

IMG_0461

donat

 

PANTHEON

Aslinya adalah kuil pemujaan dewa-dewa bangsa Roma. Tulisan di depannya itu dibuat oleh Emperor Hadrian, “M AAGRIPPA, L F COS TERTIUM FECIT” kurang lebih menjelaskan bahwa Emperor Marcus Agrippa yang membangun Pantheon.

Pantheon salah satu bangunan sejarah di Roma yang gratis masuknya, agak siang sedikit dipenuhi rombongan tour group..

panrheon

pantheon

Jalan sedikit ke arah belakang Pantheon ada Piazza Minerva yang ditengahnya ada patung Elephant and Obelisk karya Bernini.

IMG_0462

Dekat sini kita menemukan cafe bar Sant’ Eustachio Il Caffe yang katanya ada sejak tahun 1938. Ada aturan tak tertulis di Italy, kalau mau murah janganlah duduk di kursi, tapi berdirilah di bar dekat kasir…harga nya akan jauh berbeda. Coklat panas bahasa Italy nya Ciocolato calde disini teksturnya sangat kental dan enak sekali. Selain itu kami pesan Grand Cappucino…yang dinikmati pelan2 sambil berdiri di bar..just like the locals do..hehe

sant-eustachio-il-caffe 2 sant-eustachio-il-caffe

 

CASTEL SANT ANGELO

Dikenal juga sebagai Hadrian’s Mausoleum, dan The Papal Fortrest. Masing-masing nama punya arti sendiri. Dibangun oleh Emperor Hadrian sebagai mausoleum, disini dulu tersimpan abu jenazah Emperor Hadrian. Disebut Castel Sant Angelo karena di puncak nya ada patung Archangel Michael.  Papal Fortrest karena pernah juga di fungsikan sebagai benteng dan tempat tinggal yang melindungi Paus dari serangan musuh ke Vatican. Sekarang Castel Sant Angelo difungsikan sebagai museum dan pada bulan-bulan tertentu juga dijadikan tempat konser musik.

castelstangelo

castelsant

Bangunan ini cocok sebagai benteng. Di dalamnya terdiri dari beberapa lapis tembok yang tebal dan konstruksinya cukup dapat membingungkan musuh yang berhasil masuk….kami juga sempat kehilangan arah disini..

IMG_0483

Bagian tertinggi di Castel Sant Angelo, tempat patung Archangel Michael berada. Dari sini dapat terlihat pemandangan kota Roma, karena bentuk bangunan ini bundar,  dapat melihat pandangan 360 derajat Roma.

castelsang

Ponte Sant Angelo tampak dari atas..

castlsant

casrelsantange

 

….next posting: ITALIA TRIP (2) – Trekking di CINQUE TERRE 

 

IMG_0548

IMG_0549

One thought on “ITALY TRIP (1) – ROMA : menyusuri jejak Bernini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s