Spain Trip: Last stop… MADRID

Tiba di Madrid sore hari melalui stasiun Atocha. Setelah seminggu lebih jalan-jalan di kota-kota kecil yang relatif lebih tenang, terasa agak kaget juga mendengar suara klakson mobil bersautan. Terasa beda atmosfir di kota Madrid dibanding kota-kota di Andalusia. Madrid, seperti layaknya kota-kota besar lain, lebih sibuk, iramanya lebih cepat, ramai dengan orang-orang dan kendaraan yang tidak sabaran.

Kami menginap di dekat Puerta del Sol... yang ternyata adalah pusat segala hiruk pikuk kota Madrid berada….. Dari stasiun kereta api Atocha 20 menit naik taksi sampai Puerta del Sol. Lalu turun di dekat Puerta del Sol dilanjutkan jalan kaki sedikit, karena hotel kami ada di daerah pejalan kaki. Jalan kaki mencari hotel diantara kerumunan orang-orang yang banyak sekali lalu lalang di sore hari ini.

PUERTA del SOL

Terletak di tengah-tengah kota Madrid. Puerta del Sol dalam bahasa Inggris artinya adalah Gate of the Sun, konon dahulu disini adalah pintu gerbang masuk kota yang dikelilingi tembok pada abad ke-15 dan pintu gerbang ini katanya menghadap arah matahari terbit.

Di Puerta del Sol ini juga adalah titik zero kilometer untuk jalan-jalan di Spanyol. Sebenarnya ada penanda titik zero kilometer disini, tapi 2 hari saya cari keliling plaza tidak ketemu juga tandanya.

Agak di ujung Puerta del Sol ada patung the Bear and the Strawberry Tree  yang sangat terkenal.. Nama spanyolnya adalah El Oso y El Madrono. Patung beruang ini adalah lambang nasional kota Madrid. Konon dahulu banyak beruang ada di daerah Madrid kuno.

 

GRAND VIA

Grand Via adalah surganya bagi yang hobi shopping.. butik-butik branded ada di sepanjang jalan ini. Factory outlet Zara, namanya Lefties,  juga ada di Grand Via. Untuk barang-barang branded asal Spanyol seperti Zara, Mango, Stradivarius yang dijual disini sepertinya lebih murah, apalagi saat itu sedang sale .. wah sangat menggoda iman..

Saat kami ke Grand Via, ada outlet baru yang sangat ramai, berjubel sampai masuknyapun harus antri panjang dengan nomor.. nama outletnya Primark. Primark adalah low-cost outlet asal Irlandia baru di buka di Grand Via, tokonya sangat besar ada 5 lantai dan cabang Primark di Grand Via ini konon adalah outlet terbesar di Eropa.

 

MERCAT SAN MIGUEL

Bagian Madrid yang paling menarik.. pasar Mercat San Miguel adanya di dekat Plaza Mayor.. hanya 15 menit jalan kaki dari Puerta del Sol.

Berkunjung ke pasar tertutup ini sebaiknya dalam keadaan perut kosong.. karena banyak sekali makanan unik unik yang perlu dicoba satu-satu disini. Kami 2 kali datang ke mercat ini. Pertama kali datang kami sudah kenyang makan Calamari Sandwich di Plaza Mayor, jadi tidak sanggup lagi mencoba tapas-tapas disini. Besok paginya kami sengaja pagi tidak sarapan dulu, dan jam 10 sampai di mercat dengan niat sarapan disini..

Diatas adalah suasana di sekitar Mercat San Miguel.

Dibawah ini beberapa produk segar yang dijual.. ada buah potong, jus buah, salad sayuran, strawberry dengan cream.. wiih segar sekali di mata.. fressh..

thumb_L1130761_1024

thumb_L1130760_1024

Beberapa tapas yang kami coba disini.. enak-enak rasanya.. terutama yang putih dan ada caviar diatasnya dan yang salmon dengan saus diatasnya.. Bruschetta dengan bermacam topping juga ada.. saya coba bruchetta udang dan yang sebelahnya adalah bruchetta anchovies.

thumb_L1130746_1024

Nah kalau dibawah ini yang adalah keju mozarella segar dengan bermacam topping.

thumb_L1130740_1024

Outlet di bawah adalah berbagai macam olive.. saya coba juga yang spicy dan satu lagi adalah artichoke .. enaak seger asem asin sedikit pedas olive nya.. artichoke nya juga enak mirip seperti rebung rasanya.

Ada juga yang jual Paella, nasi berbumbu makanan khas Spanyol. Paella biasanya dengan campuran seafood dan kuningnya adalah bumbu dengan campuran saffron. Disini paella nya  dibuat dalam wajan besaar sekali.. tapi dijual per-porsi kecil tapa dan porsi agak besar..

thumb_L1130713_1024

Dibawah ini adalah sandwich Jamon, .. banyak juga ditemui di Madrid ini kafe-kafe jamon .. daging babi yang diasinkan dan di awetkan.

Beberapa dessert yang ada didini diantaranya baklava, macaron, churros, dan cake-cake cantik serta yoghurt dan berbagai macam kacang-kacangan.

 

Bagi penggemar kuliner wajib datang ke Mercat San Miguel.. disini dalam satu lokasi ada berbagai macam kuliner Spanyol yang porsinya kecil-kecil jadi bisa coba semuanya..

PLAZA MAYOR

Bahasa Inggrisnya Plaza Mayor kira-kira adalah the Main Square. Ini merupakan tempat meeting point yang populer di Madrid. Lokasinya hanya 10 menit jalan kaki dari Puerta del Sol.  Plaza ini pada jaman dahulunya adalah Arab market, lalu di bangun menjadi seperti bentuk sekarang ini. Saat ini sedang ada pameran produk2 kerajinan rakyat disini.

Pada jaman Spanish Inquisition, plaza ini menjadi tempat eksekusi hukuman mati umat Yahudi dan Muslim yang tidak mau pindah agama menjadi Nasrani.

thumb_L1130672_1024

Hari Minggu pagi di sekitar Plaza Mayor ternyata adalah hari berkumpulnya para kolektor benda-benda kuno. Ada kolektor koin-koin, tutup botol, kartu kartu, perangko dan uang kertas yang diperjual belikan disini.

 

Calamari Sandwich adalah salah satu must have try food di Madrid.. salah satu yang ramai ada di Plaza Mayor.. dibawah ini adalah antrian pembeli calamary sandwich atau bocadillos.

Hidangannya sangat sederhana.. hanya roti semacam hotdog yang diisi calamary goreng saja, tanpa saus saus atau bumbu lain.. Lumayan murah untuk makan siang, satu porsi ada yang jual 3 euro, ada juga yang jual 5 euro.

 

 

SAN GINES CHOCOLATERIA

Disini katanya adalah the best place untuk mencoba Churros con Chocolate (churros dan hot chocolat).. Menemukan Chocolateria ini secara kebetulan, lokasinya ada di gang kecil dekat Puerta del Sol arah ke Plaza Mayor. Chocolateria San Gines sudah ada sejak tahun 1894.

thumb_IMG_3231_1024

Jalan kaki dari San Gines menuju Puerta del Sol…

thumb_L1130855_1024

thumb_L1130844_1024thumb_L1130846_1024

Hari terakhir di Madrid, sarapan di toko kue kecil di pojokan Puerta del Sol yang selalu ramai.. seperti biasa, kami pesan coffee con leche (kopi susu) dan pastry .. makan-nya sambil berdiri di counter.

 

2 malam di Madrid rasanya cukup untuk merasakan kota besar yang ramai ini. Madrid, ibukota Spanyol ini lebih rustic, tidak sebersih beberapa ibukota kota negara2 lain di Eropa seperti Roma, Paris, Vienna. Tidak banyak yang dikunjungi selama di Madrid.. hanya yang bisa ditempuh jalan kaki di sekitar Puerta del Sol area..

 

Menuju Barajas Airport dengan taksi sekitar 30 menit sampai di  bandara, berakhir sudah 10 hari Spain Trip kami..back to Jakarta..

Adios Espanola.. 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s